Home / Berita / Edukasi / Lintas Daerah / Organisasi

Selasa, 8 Agustus 2023 - 17:03 WIB

Melalui Bimbingan Konseling, LDII Dukung Pembinaan Generasi Mudanya

LDII mengadakan Workshop Wanita pada Minggu (18/6) dengan tema “Penguatan Kompetensi Tim BK PPG Melalui Pelatihan Keterampilan Dasar Konseling” untuk mendukung perkembangan generasi penerus melalui bimbingan konseling. Acara ini dihadiri oleh sekitar 150 perwakilan Tim BK Penggerak Pembina Generasi (PPG), perwakilan DPD kabupaten/kota, pondok pesantren, dan Pengurus Wanita LDII Jawa Timur.
Ketua DPW LDII Jatim, KH Moch Amrodji Konawi, memberikan sambutan awal pada acara tersebut. Beliau menyampaikan bahwa pendirian Tim BK merupakan bentuk kepedulian LDII terhadap perkembangan generasi muda LDII.
“Pengurus LDII sangat memperhatikan dan memonitoring generasi muda LDII dari usia TK hingga mereka menikah,” ungkapnya.
Menurutnya, penting untuk memperhatikan dan membimbing generasi muda sejak dini agar mereka tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif, karena merekalah yang akan meneruskan perjuangan LDII.
“Generasi muda yang tidak mendapatkan pendidikan yang baik akan membahayakan masa depan kita,” ungkapnya.
Selanjutnya, KH. Hariyono Ichsan selaku Anggota Biro Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPW LDII Jawa Timur, memaparkan tentang “Bimbingan Konseling dalam Perspektif Islam”. Ia menjelaskan bahwa konseling adalah bantuan psikologi yang diberikan oleh seorang konselor kepada klien melalui wawancara untuk membantu mereka mengatasi masalah yang dihadapi. “Ingat. Yang diberikan bukan materi, bukan berupa uang, bukan berupa benda, tapi adalah pemikiran atau penawaran solusi untuk mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi oleh klien. Dalam diskusi, konsultasi, atau konseling, yang dicari adalah rasa plong (lega),” tegasnya. Ia bahkan menyampaikan sebuah hadist yang menunjukkan bahwa Rasulullah SAW pun melakukan hal serupa.
Tim BK PPG memiliki lima fungsi utama, yaitu memberikan pemahaman tentang diri dan lingkungan, mencegah masalah, membantu mengatasi masalah, mencegah kembali terlibat dalam masalah, serta membela hak dan kepentingan klien. Dalam melaksanakan tugasnya, Tim BK PPG harus mengutamakan kesukarelaan, keterbukaan, kerahasiaan, dan kekinian. Jika menghadapi kesulitan yang tidak dapat diatasi, penting untuk mencari bantuan profesional. Itu namanya asas alih tangan,” imbuhnya.
KH. Hariyono memberikan analogi tentang sekawanan banteng yang berusaha melindungi anak-anaknya dari serangan singa. “Pengaruh kerusakan zaman akan mengancam generasi muda, termasuk anak-anak kita. Seperti banteng dewasa yang melindungi anaknya.”jelasnya. LDII mempersiapkan Tim BK PPG dengan keterampilan konseling untuk melindungi generasi penerus dari pengaruh keursakan zaman.
Peserta workshop aktif mengamati, berdiskusi, dan bermain peran untuk berlatih langsung teknik dasar konseling, baik dalam komunikasi verbal maupun non-verbal. Mereka dibimbing dan diawasi oleh anggota DPP LDII Biro Pendidikan Umum dan Pelatihan, Hj. Nana Maznah Prasetyo, serta timnya. Nana menekankan pentingnya teknik ini karena dapat memperlihatkan perhatian dan sikap yang baik sehingga orang merasa dihargai.

Share :

Baca Juga

Berita

LDII Sumbar Gelar Musyawarah Wilayah Luar Biasa tahun 2022

Berita

Peringati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, PAC LDII Taman Bersama Warga Gelar Lomba Agustusan

Berita

Kepala Bakesbangpol Jombang Ajak Pemuda Berkontribusi untuk Bangsa Dalam Pembukaan Permata CAI

Berita

“Festival Kemerdekaan RI” Adalah Tema Yang Dipakai Lomba Agustusan Oleh RA Al Muttaqin

Berita

Konten Informasi Edukatif Sebagai Ladang Dakwah, LDII Gelar Pelatihan Jurnalistik

Berita

Kunjungan BSI KC Madiun ke Sekretariat LDII Kabupaten dan Kota Madiun

Berita

Menurut Waketum MUI, Konsep NKRI Masuk Kriteria Syariat Islam

Berita

Serba-serbi Penyakit ISPA, Apa Itu?