Home / Edukasi / Kesehatan

Monday, 13 March 2023 - 22:44 WIB

Pencegahan dan Penanganan Kepikunan (Demensia)

Sumber : https://www.tulasihealthcare.com/treatment-of-dementia/

Sumber : https://www.tulasihealthcare.com/treatment-of-dementia/

APA ITU DEMENSIA?

Demensia atau istilah awamnya pikun adalah penyakit degeneratif yang ditandai dengan penurunan fungsi otak secara luas, mencakup daya ingat, daya pikir, orientasi, daya tangkap, berhitung, kemampuan belajar dan berbahasa, serta daya nilai. Demensia merupakan salah satu masalah Kesehatan yang dialami oleh orang lanjut usia.

Demensia bisa bersifat ringan sampai berat. Ketika penyakit ini sudah parah, dalam beraktivitas penderita perlu bergantung dengan orang lain.

TANDA DAN GEJALA DEMENSIA

Tanda dan gejala demensia beragam tergantung pada penyebabnya dan kondisi kognitif sebelum sakit. Berikut bebrapa gejala dan tanda demensia yang perlu kita ketahui :

  • Gangguan daya ingat, terutama ingatan segera (dapaat mengingat hal yang sudah lama, namun susah mengingat hal-hal baru)
  • Sulit fokus
  • Sulit melakukan kegiatan yang biasa dilakukan
  • Disorientasi (bingung mengenali waktu, tempat dan orang)
  • Gangguan Visuopasial (pengenalan ruang dan bentuk). Cotohnya merasa asing di rumah sendiri
  • Ganggua berkomunikasi (sulit menemukan atau mengingat kata yang tepat)
  • Salah atau lupa letak barang
  • Salah membuat keputusan (ceroboh, tidak hati-hati)
  • Menarik diri dari pergaulan
  • Gangguan tidur (hanya sebentar, mudah terbangun) dan perubahan siklus tidur (pagi tidur, malam terjaga)
  • Perubahan kepribadian (sensitif, mudah marah, mudah sedih, mudah curiga)
Baca juga :   LDII dan Senkom Mitra Polri Tandatangani Nota Kesepahaman Penguatan Moral dan Karakter Bangsa

 

CARA MENGOBATI DEMENSIA

Belum ada obat untuk bisa menyembuhkan demensia untuk saat ini. Namun, masalah kesehatan ini dapat dikontrol dengan obat dan terapi untuk meningkatkan kualitas hidup . Tujuan utama perawatan demensia untuk mengoptimalkan kesehatan fisik, fungsi kognisi, aktivitas, sampai mengelola perubahan perilaku penderita. Hal-hal yang dilakukan seperti :

  • Buat Jadwal Rutin (Usahakan tidak ada perubahan drastis)
  • Stimulasi dan latihan Otak (dorong lansia berlatih hal-hal baru dan melatih konsentrasi)
  • Pertahankan fungsi dasar (perawatan diri)
  • Lingkungan yang ramah demensia (papan penunjuk yang jelas, penerangan cukup, ruangan cukup luas, tata ruang yang tetap dan mudah)
Baca juga :   Diskominfo dan LDII Jatim Mengajak Generasi Muda Bijak Bermedsos

Pastikan berkonsultasi ke dokter jika mendapati gejala demensia. Dengan perawatan yang tepat, masalah kesehatan ini dapat dikontrol.

Share :

Baca Juga

Berita

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Dorong Santri Berpendidikan Lebih Tinggi

Berita

Menambah Keilmuan, LDII Kabupaten Madiun Mengikuti Pelatihan Rukyat Hilal Yang Diadakan Oleh DPP LDII di Bandung

Berita

Menurut Waketum MUI, Konsep NKRI Masuk Kriteria Syariat Islam

Berita

LDII Surakarta Helat Penguatan Kompetensi Dakwah 200-an Dai Muda

Berita

Wali Kota Kediri: “Regenaris LDII Berjalan Dengan Baik”

Berita

Hadiri Pengajian Akbar, Ketua LDII Jatim: Pemuda Bisa Bangun Toleransi Melalui Tiga Konsep Ukhuwah

Berita

Penentuan 1 Ramadan 1447 H, LDII Kabupaten dan Kota Madiun Gelar Rukyat Hilal

Berita

Konten Informasi Edukatif Sebagai Ladang Dakwah, LDII Gelar Pelatihan Jurnalistik