Home / Berita / Edukasi / Kesehatan

Monday, 12 December 2022 - 23:23 WIB

Waspada Demam Berdarah

Sumber illustrasi : https://janethes.com/pendidikan-anak/gejala-dbd-pada-anak/

Sumber illustrasi : https://janethes.com/pendidikan-anak/gejala-dbd-pada-anak/

Demam berdarah merupakan penyakit musiman yang harus diwaspadai. Musim hujan seperti saat ini yang berlangsung cukup lama antara bulan Oktober sampai bulan Februari sangatlah rentan dengan kejadian penyakit demam berdarah (DBD) di Indonesia. Selama musim hujan terjadi banyak genangan air yang merupakan sarana paling ideal bagi nyamuk Aedes untuk bertelur. Secara umum, iklim adalah faktor kunci yang mengendalikan di mana spesies nyamuk dapat hidup. Ketika iklim berubah, nyamuk akan berpindah mencari habitat yang cocok agar bisa terus berkembang biak.

Demam berdarah adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Virus ini disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Jika penanganan terlambat atau tidak adekuat dapat berujung pada kematian.  Oleh karena itu penting bagi kita untuk mengenal lebih jauh tentang penyakit demam berdarah.

Baca juga :   Stadion Pangeran Timur Caruban Dipilih Sebagai Tempat Festival Sepak Bola Anak Yang Diadakan Oleh FORSGI Madiun

Gejala Demam Berdarah

  • Demam Tinggi
  • Nyeri kepala
  • Lemah, lesu, nyeri otot
  • Bisa terjadi mimisan, atau perdarahan lain (perdarahan gusi & bawah kulit)
  • Sulit menelan makanan dan minuman, bisa terjadi muntah
  • Bisa muncul bintik merah pada kulit

Perjalanan Penyakit Demam Berdarah

 Untuk menentukan apakah seseorang benar menderita DBD, maka perlu pemeriksaan oleh dokter. Biasanya meliputi pemeriksaan fisik, wawancara, dan dilengkapi dengan pemeriksaan penunjang laboratorium. Perlu diwaspai saat hari ke 4-5 demam cenderung turun namun justru ini merupakan fase pengecoh karena mengira penderita sudah sembuh. Pada fase ini disebut juga fase kritis yang merupakan resiko tertinggi untuk mengalami kebocoran pembuluh darah.

Baca juga :   Menggandeng NAKES, DPD LDII Kabupaten dan Kota Madiun Menggelar Webinar dan Workshop "Peramutan Bayi"

 Pengobatan DBD

Pengobatan spesifik DBD saat ini belum ada. Pengobatan bertujuan untuk mengatasi gejala dan mencegah infeksi virus semakin memberat. Upaya yang dianjurkan :

  1. Banyak minum cairan agar terhindar dari dehidrasi
  2. Cukup istirahat
  3. Konsumsi obat penurun panas yang dianjurkan dokter
  4. Memantau frekuensi buang air kecil dan jumlah yang keluar
  5. Konsumsi makanan yang bergizi untuk pemulihan Kesehatan yang lebih cepat

Pantau terus kondisi tubuh penderita DBD, apabila kondisi terus menurun seperti kesadaran menurun, gelisah, kulit kaki & tangan dingin, kencing berkurang atau tidak kencing selama 6 jam, kurang makan, minum, muntah terus menerus hingga lemas maka segera bawa ke rumah sakit.

Cara Mencegah DBD

Sumber ilustrasi : https://ldiimadiun.org/wp-content/uploads/2022/12/DBD-3.jpg

Share :

Baca Juga

Berita

DPD LDII Kab. Madiun Menggandeng Anggota DPR RI dan DINKES Kab. Madiun Selenggarakan Vaksinasi

Berita

Perkuat Optimalisasi Program dan Sinergi dengan Masyarakat serta Stakeholder, DPD LDII Kabupaten Bandung Selenggarakan Konsolidasi

Berita

Efek Antioksidan dari Buah-Buahan

Berita

Ketua DPD LDII Kab. Madiun Silaturrahim ke Mantan Ketua Umum MUI Kab. Madiun Tahun 2015-2020

Berita

Wali Kota Kediri Harap Banyak Pengusaha Sukses dari Generasi Muda LDII

Berita

Konten Informasi Edukatif Sebagai Ladang Dakwah, LDII Gelar Pelatihan Jurnalistik

Berita

Jelang Pelaksanaan Idul Adha, Dinas Terkait Cek Kesehatan Hewan Kurban

Berita

LDII Gelar Diklat Menyambut Generasi Penerus Indonesia Emas 2045