Home / Berita / Edukasi / Lintas Daerah

Minggu, 30 Oktober 2022 - 12:46 WIB

Hadiri Pengajian Akbar, Ketua LDII Jatim: Pemuda Bisa Bangun Toleransi Melalui Tiga Konsep Ukhuwah

Malang (29/10). Berhasilnya sebuah bangsa salah satunya melalui peran pemudanya dalam mewujudkan toleransi dan persaudaraan. Langkah ini dinilai perlu sebagai upaya memperkuat ukhuwah maupun mencegah timbulnya konflik antar golongan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua LDII Jawa Timur Amrodji Konawi pada kegiatan Pengajian Akbar Pemuda LDII se- Malang Raya di Masjid Roudhotul Jannah, Sukun, Sabtu, (29/10).

 

Dalam kesempatannya, Amrodji menjelaskan latar belakang penyelenggaraan kegiatan tersebut karena pemuda merupakan aset bangsa. “Kemajuan suatu bangsa tergantung bagaimana pemudanya bertindak. Keberagaman yang ada seharusnya tidak menjadi penghalang untuk menjalin persaudaraan. Oleh sebab itulah kegiatan ini digelar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Amrodji menjelaskan bahwa mewujudkan sikap toleransi antar golongan sangat diperlukan oleh pemuda-pemuda sekarang. Ia menambahkan keberagaman bahasa, adat, kepercayaan, agama di Indonesia menuntut kita agar bisa menumbuhkan rasa toleransinya.

“Indonesia negara besar, maka harus dijaga dengan membangun ukhuwah. Apalagi sebagai pemuda harus punya bekal mewujudkan tiga konsep ukhuwah”, ujar Amrodji.

Ia menjelaskan salah satu cara untuk mewujudkan toleransi, maka kalangan pemuda diharapkan dapat menjadi motor penggerak ukhuwah atau persaudaraan. Dalam konteks ini, pemuda harus menjadi pelopor toleransi dalam perspektif agama Islam, bangsa dan negara.

Baca juga :   Menurut Waketum MUI, Konsep NKRI Masuk Kriteria Syariat Islam

“Pertama konsep ukhuwah Islamiyah, pemuda merasa saling bersaudara satu sama lain karena sama-sama memeluk agama Islam. Dalam konsep ukhuwah wathaniyah, pemuda bisa saling bersaudara satu sama lain karena merupakan bagian dari bangsa yang satu. Ini sifatnya tidak dibatasi oleh sekat-sekat seperti agama, suku, golongan, dan sebagainya. Sedangkan ukhuwah basyariyah, pemuda bisa saling bersaudara satu sama lain karena merupakan bagian dari umat manusia yang satu yang menyebar di berbagai penjuru dunia”, terangnya.

Sementara itu, Ketua PBNU Bidang Keagamaan Ahmad Fahrur Rozi mengapresiasi kegiatan yang dihadiri sekitar 700 pemuda LDII se-Malang Raya. Menurutnya, kegiatan ini sekaligus mengingatkan dengan momen Hari Sumpah Pemuda yang lalu dan mengajak para pemuda untuk meneladani semangat kebangsaan.

“Kegiatan ini sangat bagus, apalagi belum lama ini kita menjumpai momen Hari Sumpah Pemuda. Artinya semangat kebangsaan itu yang harus kita rawat sampai hari ini. Jangan ada kebencian, jangan ada semangat untuk saling menghabisi atau fanatisme berlebihan. Ini hal-hal yang harus kita kurangi. Jadi pemuda harus berdialog terbuka dan itu dimulai dari diri kita sendiri”, jelasnya.

Baca juga :   Stadion Pangeran Timur Caruban Dipilih Sebagai Tempat Festival Sepak Bola Anak Yang Diadakan Oleh FORSGI Madiun

Lebih lanjut, ia meminta para pemuda bisa memanfaatkan ilmu teknologi lewat media sosial dengan baik. Menurutnya media sosial harusnya menjadi sebuah forum komunikasi publik untuk melakukan kebaikan dan penyampaian informasi yang layak dikonsumsi oleh masyarakat umum, sehingga akan membawa dampak positif bagi generasi penerus bangsa.

“Sekarang media bisa diakses siapapun yang menggunakannya. Hal ini bisa kita gunakan untuk memulai berdiskusi dan berdialog tanpa memandang perbedaan atau keyakinannya. Kita boleh mengakui benar, kita meyakini apa yang kita yakini benar. Anda meyakini kebenarannya. Tetapi juga tidak selalu harus mengatakan semua yang lain salah. Jangan kita menjadi hakim kebenaran bagi orang lain”, ujar Gus Fahrur, sapaan akrabnya.

Perlu diketahui, kegiatan ini diikuti oleh beberapa unsur elemen pemuda seperti GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang berwilayah di kota Malang.
Kegiatan dihelat dalam rangka membangun ukhuwah Islamiyyah kepada para pemuda sekaligus menyamakan persepsi tokoh-tokoh muda dalam memahami toleransi intern maupun antar umat beragama. (Naufal & Laily)

Share :

Baca Juga

Berita

Pembekalan Kemandirian Pada Generasi Muda PAC LDII Taman

Berita

Ternyata, Trend Pakaian Syar’i Wanita Tetap Stylish di Zaman Sekarang

Berita

Ponpes Wali Barokah Helat Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan Hadirkan Senator Jatim

Berita

Ketua DPD LDII Kab. Madiun Silaturrahim ke Mantan Ketua Umum MUI Kab. Madiun Tahun 2015-2020

Berita

DPP LDII Silaturahim dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Bahas Pencegahan Stunting

Berita

Ketua Ponpes Budi Utomo Surakarta Suarakan Kerukunan Umat Seagama

Berita

Pimpinan BNPT Sampaikan Model Kepemimpinan Islam Saat acara Tadarus Kebangsaan

Berita

Wali Kota Kediri: “Regenaris LDII Berjalan Dengan Baik”