Home / Berita / Edukasi / Lintas Daerah / Organisasi

Rabu, 19 Oktober 2022 - 22:08 WIB

TNI AD dan LDII Bekerjasama di Bidang Ketahanan Pangan dan Bela Negara

Jakarta (15/10). DPP LDII bertemu dengan Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayor Jenderal TNI Karmin Suharna. DPP LDII dan TNI AD menemukan solusi dalam kerja sama ketahanan pangan dan bela negara dalam pertemuan tersebut. Pertemuan tersebut berlangsung di Markas Besar TNI AD, Gambir, Jakarta. Pada hari Jumat, 14 Oktober 2022. Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso datang dalam pertemua itu dan didampingi oleh Ketua DPP LDII Prof. Singgih Tri Sulistyono, Ketua DPP LDII Prof. Rubiyo, Ketua Departemen PKD KH. Aceng Karimullah, dan Sekretaris Rioberto Sidauruk.

DPP LDII menayangkan video 8 Bidang Pengabdian DPP LDII untuk Bangsa dalam pertemuan tersebut dan video tersebut ditayangkan di awal. Video tersebut berisi keterkaitan kontribusi LDII di Bidang Kebangsaan, Keagamaan, Pendidikan, Kesehatan Alami, Teknologi Digital, Ekonomi Syariah, Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hidup dan Energi Baru Terbarukan. Mayjen TNI Karmin Suharna mengapresiasi pencapaian LDII dan menurutnya, LDII sangat peduli dengan NKRI. Mayjen TNI Karmin Suhama berkata bahwa saat Reformasi 1998 terjadi, hal-hal utama demokrasi yang seharusnya dipertahankan, justru disingkirkan. Demokrasi seharusnya tidak lepas dari nilai-nilai Pancasila.

“Tapi pada kenyataannya, kita bisa melihat sendiri. Saya kaget ketika tahun 2014 di mana ada kelompok transnasional, yang bebas mendeklarasikan Khilafah. Pengalaman hidup membawa saya besar di daerah konflik. Saya mengerti kenapa mereka berpecah belah. Saya pernah di Timtim, Sudan, Kongo, Lebanon, Yugoslavia,” ujarnya.

Baca juga :   Ternyata, Trend Pakaian Syar'i Wanita Tetap Stylish di Zaman Sekarang

Mayjen TNI Karmin Suharna bercerita bahwa Yugoslavia yang multietnik pecah menjadi beberapa negara. Perpecahan ini bisa terjadi karena kehilangan sosok pemersatu yang kuat yaitu, Josip Broz Tito. Selain itu, Yugoslavia mendapatkan kekuatan eksternal yang dapat membuat negeri itu pecah. Kemudian, bagian Sudan Tengah yang beretnis Arab keturunan Afrika dan Afrika asli menganut agama Islam, namun rezim keturunan arab lebih mengutamakan golongannya dan berakibat konflik. Indonesia harus mensyukuri memiliki Pancasila yang dapat menyatukan rakyatnya.

“Saya merasa misi LDII sangat mulia karena kita memiliki tujuan yang sama. Bagi TNI, NKRI harus dipertahankan. Soal kita kembali kepada Allah, sesuai dengan akidah dan keyakinan masing-masing. Kalau kita berbuat baik sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing,” ujarnya.

Mayjen TNI Karmin Suharna menjelaskan kaitan ketahanan pangan. Ia menyesuaikan arahan dari Presiden Jokowi bahwa telah mengantisipasi ketahanan pangan dengan penyediaan lahan. Penyediaan lahan 7.000 hektar untuk jagung dan 1.000 hektar untuk padi. Kemudian, TNI AD siap memberikan asistensi terkait bela negara. Mayjen TNI Karmin Suharna juga menegaskan bahwa bela negara merupakan tanggung jawab bersama untuk keutuhan negara, bukan hanya TNI.

Baca juga :   Deklarasi Pemilu Damai DPD LDII se Jatim di Hadapan Kapolda Jatim

KH. Chriswanto Santoso menanggapi antusias dari Mayjen TNI Karmin Suharna bahwa LDII berkepentingan meletakan bidang Kebangsaan sebagai prioritas utama. “Kebangsaan menjadi yang utama karena kami lahir, besar, hidup, dan mati di Indonesia. Goncangnya Indonesia akan menjadi goncang kami. Ibarat sebuah kapal besar, jika Indonesia goncang, kami akan mabuk, toh kami akan kesulitan untuk beribadah dan berdakwah,” ujarnya.

DPP LDII sadar bahwa pendidikan wawasan kebangsaan tidak cukup untuk dipelajari saja. Sedangkan santri-santri silih berganti setiap tahunnya di semua ponpes binaan LDII. Maka perlu adanya pendidikan wawasan kebangsaan dan bela negara terus menerus.

KH. Chriswanto Santoso menyampaikan LDII akan memiliki arti apa, jika tidak menggabungkan seluruh kegiatan pengabdiannya dengan semua potensi lainnya di Indonesia. Ia menginginkan bisa hidup bersanding dengan LDII dan pihak lain, dan tidak bersaing. Ia juga berharap negara Indonesia bisa menjadi negara maju dan makmur.

Share :

Baca Juga

Berita

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kunjungi DPP LDII Bahas Masalah Kesehatan

Berita

Wali Kota Kediri: “Regenaris LDII Berjalan Dengan Baik”

Berita

Wabah Belum Reda, DPP LDII Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada

Berita

Stadion Pangeran Timur Caruban Dipilih Sebagai Tempat Festival Sepak Bola Anak Yang Diadakan Oleh FORSGI Madiun

Berita

Penyerahan Pupuk dan Benih Tanaman Produktif oleh DPW LDII Jawa Timur

Berita

Waspada Demam Berdarah

Berita

KH Said Aqil Siradj: Jangan Tolak Ormas Islam yang Komitmen 4 Pilar Kebangsaan

Berita

Sambut Peringatan HUT ke- 77 Republik Indonesia, PAC LDII Kuwu Gelar Jalan Santai Bersama KADES Kuwu dan Warga