Home / Berita / Edukasi / Organisasi / Pendidikan Karakter / Profil

Wednesday, 18 March 2026 - 05:39 WIB

LDII Madiun Bagi 200 Takjil di Jalur Padat

  1. MADIUN – Bulan suci Ramadan dimanfaatkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Madiun untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Organisasi ini membagikan sedikitnya 200 paket takjil kepada para pengguna jalan di jalur padat Madiun–Ponorogo, tepatnya di kawasan Jembatan Catur, Sabtu (14/3) sore.

Aksi berbagi tersebut berlangsung di tengah arus lalu lintas yang relatif ramai menjelang waktu berbuka. Sejumlah anggota tampak sigap membagikan paket takjil kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas. Di saat bersamaan, personel Senkom Mitra Polri turut membantu mengatur arus kendaraan, memastikan kegiatan berjalan tertib tanpa menimbulkan kemacetan.­

Kolaborasi lintas elemen ini menjadi sorotan tersendiri. Selain melibatkan organisasi mitra, kegiatan juga diikuti para santri dari pondok pesantren binaan LDII. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan sosial tersebut tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga edukatif.

Baca juga :   Khofifah Buka PERMATA CAI ke-46 di Jombang, Ribuan Santri Tumpah Ruah di Wonosalam

Ketua DPD LDII Kabupaten Madiun, Ali Murtadlo, mengatakan kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari upaya menghidupkan nilai-nilai Ramadan melalui aksi nyata. Menurut dia, sinergi antarorganisasi menjadi kunci keberhasilan kegiatan di lapangan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa organisasi yang telah menjalin kerja sama dengan LDII dapat bergerak solid dan saling mendukung. Dengan keterlibatan Senkom dalam pengamanan lalu lintas, kegiatan bisa berlangsung lebih tertib dan masyarakat pun merasa nyaman,” ujar Ali.

Ia menambahkan, keterlibatan para santri bukan sekadar membantu teknis di lapangan, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter. Melalui kegiatan tersebut, para santri didorong untuk memiliki kepekaan sosial serta kemampuan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Baca juga :   PERSINAS ASAD Kabupaten dan Kota se Jatim di Jolotundo, Ada Apa?

“Kami ingin santri tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kepedulian sosial. Dari sini mereka belajar arti berbagi, empati, dan bagaimana berperilaku baik di tengah masyarakat,” kata dia.

Kegiatan berbagi takjil ini sekaligus menjadi momentum memperkuat nilai gotong royong di tengah keberagaman masyarakat Madiun. LDII berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus terjaga, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

  • “Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak amal kebaikan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan kebersamaan, demi terciptanya Madiun yang aman, damai, dan harmonis,” tutur Ali.

Share :

Baca Juga

Profil

Test Post Created

Berita

Dihadiri Oleh Babinsa serta Babinkamtibmas, PAC LDII Pucangrejo Mengadakan Gotong Royong Pembangunan Masjid

Berita

Latihan Kemandirian, Kenalkan Kelistrikan Dasar Kepada Remaja Masjid

Berita

Menjaga Lingkungan Melalui Pengumpulan Barang Bekas

Berita

Menggandeng NAKES, DPD LDII Kabupaten dan Kota Madiun Menggelar Webinar dan Workshop “Peramutan Bayi”

Berita

Dimensi Dakwah LDII Kian Luas, Usai Tambah Tiga Guru Besar. Tanggapan Ketum DPP LDII

Berita

Susun Proker 2023, DPP LDII Bertekad Tingkatkan Kontribusi Bagi Bangsa

Berita

Menambah Keilmuan, LDII Kabupaten Madiun Mengikuti Pelatihan Rukyat Hilal Yang Diadakan Oleh DPP LDII di Bandung